GELOMBANG : 19
NARA SUMBER : AAM NURHASANAH, S.Pd
MODERATOR : MAESAROH, M.Pd
RESUME : 6
Nara Sumber pada malam hari ini adalah Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd. Dengan moderator Ibu Maesaroh, S.Pd. Aku kagum mereka guru -guru milenial yang sangat hebat!
Menulis membuatku naik kelas dan berprestasi . Ini tema yang dibawakan pada pertemuan yang ke keenam. Ibu Aam adalah sang juara 1 lomba blog PGRI tingkat nasional Maret 2021.
Dalam waktu satu setengah tahun di kelas menulis PGRI mampu menulis 20 buku ber ISBN. Beliau mengawali sebagai seorang blogger kemudian menjadi moderator dan dipercaya menjadi kurator serta sudah 4 kali menjadi narasumber.
Keren sekali! Ibu Aam Nurhasanah awalnya bergabung di gelombang 8 bersama Pak Mukminin dan kawan-kawan.
Namun impian menjadi penulis hilang karena tidak lulus dan tidak focus. Akhirnya masuk di gelombang 12 dengan memupuk kembali kepercayaan diri.
Semangat yang menggebu-gebu. Pasang langkah kaki seribu ingin segera terbitkan buku. Maka buku antologi “Semangat Menulis Bersama Ibu Kanjeng” menjadi mahkota yang berharga menjadi lecutan untuk terbitkan buku sendiri
Berkat motivasi dari Dra. Sri Sugiastuti atau bu Kanjeng yang yang mengatakan Better late never. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya. Biarlah tulisanmu menemui takdirnya maka lahirlah buku solo “Mengukir mimpi jadi penulis hebat “.
Karena dulu beliau bercita-cita menjadi penulis buku. Akhirnya menjadi kenyataan. Setelah itu lahirlah buku solo kedua dengan judul “Kunci sukses menjadi moderator online”
Mimpi demi mimpi terus berganti menjadi lebih bersemangat untuk mengasah diri mimpi berikutnya yaitu menjadi editor yang andal.
Stelah buku kedua lahir maka bu Kanjeng menawari menjadi kurator yang bertugas menghimpun naskah dan administrasi yang masuk hingga buku sampai ke pembaca. Akhirnya beliau menjadi kurator yang berhasil
Ibu Aam mencoba mengikuti lomba blog HUT AISEI. Ternyata hanya masuk 10 besar. Namun begitu mendapat hadiah webcam. Lumayan buat zoom.
Selanjutnya beliau mengasah diri lagi, ikut lomba blog PGRI, alhamdulillah impian nya, jadi Juara 1 sampai teringat selalu dalam hati.
Tidak cukup sampai di situ, beliau ikut program menulis seminggu yang diadakan Prof. Ekoji, alhamdulillah naskah saya tembus ke penerbit mayor PT Andi Offset Yogyakarta.
Lalu beliau lalu mendapatkan telpon, dari murid untuk menjadi editor dan ternyata berhasil menjadi editor yang handat.
Dari kegagalan di gelombang 8, ibu Aam terus belajar memompa diri untuk bisa berbagi dan bermanfaat untuk orang lain. Akhirnya kegagalan itu membuat beliau dikenal dengan Bu Aam Juara 1 Lomba Blog PGRI Tingkat Nasional Ini buku solo ke-3 yang isinya kumpulan 28 hari ngeblog.
Saat itu semua peserta diminta menulis di blog selama 28 hari tanpa jeda. Alhamdulillah, saya keluar sebagai Juaranya.
Kunci menulis untuk penulis pemula, jangan takut tulisan salah, jelek, atau malu. Karena menulis itu butuh proses dan tidak instan. Kita harus melatihnya setiap hari.
Ibarat pisau yang semakin tajam jika diasah setiap hari. Begitu juga kemampuan menulis kita. Buat resume dengan gaya/ passion sendiri.
Menulislah dari hal-hal kecil dan sederhana. Dari apa yang kita lihat dan apa yang kita alami. Bisa dari foto, video, youtube, tv, radio, atau pengalaman mengajar dengan murid, semua bisa jadi ide tulisan. Kumpulkan ide-ide yang berserak, mulailah menulis.
Salah satu kesalahan yang dilakukan peserta adalah saat blog walking tidak meninggalkan komentar. Padahal komentar itu bisa membuat tulisan kita semakin baik dan melatih keterampilan menulis kita.
Ibu Aam Nurhasanah di akhir materi memberikan 3 Kalimat motivasi yaitu:
1. Menulislah agar hidupmu berwarna,
2. Menulislah agar hidupmu bermakna,
3. Menulislah hari ini agar engkau dikenal esok hari.

Komentar
Posting Komentar