Mengaji di MT Alhidayah
Oleh : Rd. Nurliyah
Seperti biasanya di hari Jumat atau hari Senin, Saya dan teman- teman mengikuti pengajian di Majelis Taklim.
Namun terkadang rasa berat selalu menghantui. Padahal sudah tahu dan terbukti, jika sudah berada di dalamnya terasa nikmat.
Dan berulang kali kuucapkan rasa syukur, kepada Allah karena pada akhirnya saya bisa melangkahkan kaki, pergi ke majelis ilmu.
Walau terkadang datang terlambat. Pikirku gak apa- apa daripada tidak sama sekali. Hee....
Seperti hari Jumat kemarin, tanggal 26 Maret 2021. Saya datang ke majelis. Ibu Ustadzah (Hj. Cucu S. ) sudah datang, ada rasa malu menyeruak dari kalbu, sudah keduluan sama Ustadzah.
Lagi- lagi teman- teman sudah banyak. Seperti biasanya , kuucapkan salam, sambil tersenyum tersipu malu.
Dari rumah agak tergesa- gesa, tidak sempat minum dulu. Sehabis les anak, ambil air untuk berwudhu lalu shalat ashar. Kemudian berangkat mengaji.
Sahabatku yang sangat baik, yang selalu menyiapkan air minum untuk kami semua. Kami memanggilnya dengan sebutan mamah Yahya.
Entah kenapa hari itu rasanya malu sekali mau mengambil sendiri. Mungkin karena terlambat itu tadi.
Aku tahan saja. karena acara sudah dimulai. Ibu ustadzah mengulas materi tentang Nisfu Sya'ban, yang jatuh pada hari Minggu malam Senin. Tanggal 28 Maret 2021.
Kebetulan besok hari Sabtu, Minggu, dan Senin menurut penanggalan kalender Islam, (13,14,15) berada tepat dipertengahan bulan Syaban 1442 H.
Jadi bagus sekali jika kita mengamalkan puasa sunah ayyamul bidh kemudian Ditutup dengan malam Nisfu sya'ban. Pada hari Minggu malam Senin.
Nisfu Sya'ban adalah pertengahan bulan Syaban yaitu tanggal 15 bulan ke delapan pada kalender islam.
Dimana malam nisfu sya'ban di anjurkan melaksanakan berbagai amalan. Seperti membaca Alqur'an, berdzikir, shalat malam dan amalan baik lainnya.
Dengan membaca surah yasin sebanyak 3 kali. Dengan bermohon agar:
1. Kita diberi umur panjang, ketaqwaan, istiqomah kepada Allah SWT.
2. Bermohon diluaskan rizqi yang halal dan menolak bala,
3. Ditetapkan iman dan islam hingga akhir hayat kita. Dan di tutup dengan do'a.
Sebagai penutup buku amalan kita selama setahun. Dan tak lupa kita berdo'a semoga umur kita disampaikan pada bulan ramadhan yang Agung. Bulan penuh kemulyaan. Aamiin YRA.
Alhamdulillah saya bisa mengikuti pengajian, bisa tahu amal- amalan apa saja yang baik dilakukan dibulan sya'ban ini.
Akhirnya pengajian pun ditutup dengan saling bersalaman, kami saling berpelukan, saling meminta maaf, dan saling mendo'akan.
Agar kami dan kita semua bisa berjumpa dengan bulan yang mulia. Yaitu di bulan Ramadhan.
Tak terasa air mataku menetes mengalir deras. Ya...Robb betapa bahagia nya kami berada di majelis ilmu ini.
Betapa senang nya lihat para orang tua yang sudah sangat sepuh sekali, tetapi beliau- beliau selalu istiqomah.
Semoga do'a - do' a mereka juga memberikan keberkahan dari para orang tua yang tulus mendoakan kita . Dan tak lupa juga kita bermohon do'a dari guru kita.
Agar kita mudah memahami, apa saja yang telah diajarkannya. Sehingga kita mudah mengamalkannya.
Keberkahan hidup kita dapatkan. Dan pada akhirnya kita mengharapkan keselamatan di dunia hingga akhirat kelak. InsyaAllah. Aamiin YRA.
🤲🤲🤲🙏🙏🙏😘😘😘
Wantilan MT. 26 Maret 2021


Aamiin YRA.
BalasHapusSalam Ibu, ibu kelas belajar menulis PGRI asuhan OmJay gelombang 18 sudah dibuka lagi, ibu sudah bergabung?